Kehadiran Gus Kholik dalam Menjembatani Hubungan Bupati dan Wakil Bupati
Di tengah situasi politik yang sempat memanas antara Fraksi PKB dan PDIP, kini suasana di gedung DPRD Kabupaten Malang mulai mencair. Hal ini berkat langkah diplomatis yang dilakukan oleh Gus Kholik, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang.
Gus Kholik mengajak pengurus Fraksi PKB untuk mendampingi Wabup Lathifah Shohib dalam pertemuan dengan Bupati HM Sanusi. Tujuannya adalah untuk menjembatani hubungan yang sebelumnya terasa kaku. Pertemuan ini dilakukan di rumah dinas Bupati Sanusi di jalan Gede.
Suasana Kaku Berubah Menjadi Hangat
Saat pertemuan berlangsung, awalnya suasana agak kaku. Namun, Bupati Sanusi langsung mencoba mencairkan suasana dengan menyajikan emping melinjo dan pisang susu. Ia juga memberikan candaan agar suasana tetap hangat. Misalnya, ia menyodorkan emping melinjo sambil berkata, “Lik (Gus Kholik), iki lho emping melinjo, enak, gurih.”
Gus Kholik merespons dengan guyonan bahwa meskipun emping melinjo enak di mulut, rasanya bisa membuat asam urat naik jika sampai ke kaki. Bupati Sanusi kemudian menyarankan agar mereka menutup makanan dengan pisang susu. “Ini lho tamburnya (pisang susu),” ujar Sanusi sembari menyodorkan pisang kepada tamunya.
Pembicaraan Ringan tentang Bisnis
Selain itu, Bupati Sanusi juga menggoda Gus Kholik tentang kesuksesan usaha bisnisnya. Ia bertanya apakah kandang ayam Gus Kholik sudah semakin luas. Gus Kholik menjawab bahwa saat ini kandang ayamnya mencapai 100 ribu ekor, baik ayam petelur maupun ayam pedaging. Ia juga sedang memperluas lahan tebunya hingga 35 hektare dan menanam durian serta alpukat seluas 3 hektare.
Penjelasan Mengenai Kunjungan ke Wapres Gibran
Setelah beberapa waktu berbincang ringan, Gus Kholik menyampaikan maksud kedatangannya. Ia menjelaskan bahwa kunjungan Wabup Lathifah ke Wapres Gibran pada 27 April 2026 lalu merupakan upaya untuk memajukan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Malang. Menurutnya, hal tersebut tidak perlu disalahpahami dan harus diakhiri agar tidak terus-menerus dibuat panas oleh pihak luar.
Bupati Sanusi menjawab dengan bijak bahwa kunjungan tersebut bukan masalah besar. Namun, ia menekankan bahwa kepala dinas yang diajak harus memiliki izin dari dirinya atau Sekda Budiar.
Hubungan yang Mulai Membaik
Setelah mendengar penjelasan Bupati Sanusi, Gus Kholik dan rombongannya berpamitan dengan wajah senang. Sebelum pulang, hubungan antara Bupati Sanusi dan Wabup Lathifah terlihat kembali membaik. Mereka bahkan berfoto bersama.
Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam menjaga harmonisasi hubungan antara pemimpin daerah. Selain itu, ini juga menunjukkan bahwa kebijaksanaan dan diplomasi dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan konflik politik.
