SUNGAI PUTING, SUARAPEMBANGUNAN.COM – Koperasi Produsen Berkah Sawit Mandiri Sungai Puting (KPSBM Sungai Puting) kembali menunjukkan kinerja positif dengan membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 307 juta kepada para anggotanya. Pembagian ini merupakan hasil keuntungan usaha selama periode Februari hingga April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu malam (2/5/2026) sekitar pukul 20.00 WITA di lapangan pasar Desa Sungai Puting, Kabupaten Tapin. Suasana kebersamaan tampak terasa, dengan kehadiran puluhan anggota koperasi yang juga merupakan warga setempat.
Penyerahan SHU dilakukan secara simbolis oleh Ketua KPSBM Sungai Puting, H. Rahim, didampingi jajaran pengurus dan direksi koperasi. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua APDESI Kabupaten Barito Kuala, H. Meri Apriansyah, kepala desa, perwakilan pabrik, serta tokoh masyarakat.
KPSBM Sungai Puting menjalankan usaha utama di sektor jual beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang dipasok ke pabrik CPO. Selain itu, koperasi ini juga mengembangkan unit usaha lain seperti KPSBM Mart yang menyediakan kebutuhan pokok harian, penjualan barang elektronik, hingga rencana pengembangan bisnis strategis lainnya.
Dalam skema pembagian kali ini, SHU ditetapkan sebesar Rp 250 ribu per sertifikat modal keanggotaan. Dengan perhitungan tersebut, anggota koperasi berpotensi menerima hingga Rp 7,5 juta, tergantung jumlah kepemilikan sertifikat.
Pengurus koperasi menegaskan komitmen transparansi dalam pengelolaan keuangan. Seluruh laporan pemasukan dan pengeluaran dipaparkan secara terbuka kepada anggota, sehingga keuntungan sebesar Rp 307 juta yang diperoleh dalam tiga bulan terakhir dapat dipertanggungjawabkan secara jelas.
Tak hanya fokus pada pembagian keuntungan, koperasi juga menyiapkan langkah ekspansi ke depan. Salah satunya melalui rencana kerja sama pembangunan pabrik CPO bersama Johnlin Group yang direncanakan berlokasi di Desa Keladan.
Ketua KPSBM Sungai Puting, H. Rahim, menyampaikan bahwa pembagian SHU dilakukan secara rutin setiap tiga bulan atau empat kali dalam setahun. “Total profit kali ini Rp 307 juta, dengan pembagian Rp 250 ribu per sertifikat modal. Rata-rata anggota bisa menerima hingga Rp 7,5 juta,” ujarnya.
Selain itu, koperasi juga memberikan paket sembako kepada anggota dan masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial. Bahkan, KPSBM turut berkontribusi menyediakan lahan pemakaman umum bagi umat Muslim di Desa Sungai Puting seluas 10 borongan.
Dengan capaian ini, KPSBM Sungai Puting berharap dapat menjadi contoh koperasi yang dikelola secara profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya serta masyarakat luas.
Jurnalis & Editor: Asam NW
