H. Junaidi atau Bang Jun memimpin rapat konsolidasi pembentukan kepengurusan DPW GEPAK Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar.H. Junaidi atau Bang Jun memimpin rapat konsolidasi pembentukan kepengurusan DPW GEPAK Kalimantan Selatan di Cafe Janji Jiwa, Kompleks Citra Land, Kabupaten Banjar, Senin (21/9/2026). Konsolidasi menjadi bagian dari penataan kembali organisasi GEPAK Kalsel. (Foto: Adam/REDAKSINDO)

BANJAR, SUARAPEMBANGUNAN.COM – Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kalimantan Selatan mulai menata kembali struktur organisasi setelah sempat mengalami kevakuman pascameninggalnya Ketua Umum DPW GEPAK Kalsel, H. Anang Misran.

Konsolidasi internal tersebut mengarah pada penyusunan kepengurusan baru di tingkat provinsi. Dalam rapat internal yang digelar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (19/9/2026), jajaran DPD GEPAK se-Kalimantan Selatan menyepakati H. Junaidi sebagai figur yang diusung untuk memimpin DPW GEPAK Kalsel.

Kesepakatan itu kemudian ditindaklanjuti melalui rapat konsolidasi pembentukan kepengurusan di Cafe Janji Jiwa, Kompleks Citra Land, Kabupaten Banjar, Senin (21/9/2026).

Rapat dipimpin langsung H. Junaidi yang akrab disapa Bang Jun. Sejumlah agenda dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari penyusunan struktur kepengurusan, pembagian bidang, hingga arah program kerja organisasi ke depan.

Bang Jun mengatakan, percepatan konsolidasi diperlukan agar GEPAK Kalsel dapat kembali menjalankan aktivitas organisasi secara terstruktur sekaligus memperkuat peran kepemudaan di tengah masyarakat.

“Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan GEPAK Kalsel kembali hadir sebagai wadah kepemudaan yang solid, responsif, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Bang Jun.

Selain menyiapkan struktur pengurus, GEPAK Kalsel juga mulai merancang unsur pembina dalam kepengurusan organisasi.

Dalam rancangan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan direncanakan masuk sebagai Dewan Pembina DPW GEPAK Kalsel. Struktur pembina juga dirancang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, di antaranya Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal, serta Danlanud.

Kehadiran unsur pembina tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kemitraan GEPAK Kalsel dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Setelah tahapan konsolidasi dan penyusunan struktur organisasi, rangkaian berikutnya akan diarahkan menuju deklarasi Ketua DPW GEPAK Kalsel definitif.

Deklarasi dijadwalkan berlangsung di Kalimantan Timur pada Oktober 2026 dan akan menjadi momentum dimulainya kepengurusan baru serta pengaktifan kembali roda organisasi GEPAK Kalsel di kabupaten/kota.

By ANWB