Progres Pembangunan Bendungan Bagong Paket III Capai 59,49 Persen

PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) melaporkan bahwa progres pembangunan Bendungan Bagong Paket III di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, telah mencapai 59,49 persen. Angka ini lebih cepat dari target rencana sebesar 56,56 persen. Percepatan tersebut disebut sebagai hasil dari perencanaan yang matang, inovasi, serta kolaborasi antara berbagai pihak terkait dalam pelaksanaan proyek.

Corporate Secretary PT PP, Joko Raharjo, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu, sambil tetap memprioritaskan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan. Ia menegaskan bahwa proyek ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan air dan peningkatan produktivitas pertanian.

Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampung sebesar 17,4 juta meter kubik dan diproyeksikan mampu menyuplai air irigasi bagi 977 hektare lahan pertanian di Daerah Irigasi Bagong. Selain itu, bendungan ini juga akan menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik serta berperan dalam pengendalian banjir di Kabupaten Trenggalek.

Nilai Kontrak dan Masa Pelaksanaan

Proyek Bendungan Bagong Paket III yang dikerjakan oleh PT PP memiliki nilai kontrak sebesar Rp 402,31 miliar. Masa pelaksanaan proyek ini mencapai 1.473 hari kalender sejak 20 Desember 2024. Meskipun demikian, proyek ini menghadapi tantangan teknis karena konstruksi bendungan bertumpu pada lapisan koluvial yang memerlukan rekayasa khusus untuk menjaga stabilitas dan keamanan struktur.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, PT PP menerapkan inovasi konstruksi guna meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus menjaga standar keselamatan kerja. Hal ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran pembangunan tanpa mengorbankan kualitas dan keselamatan.

Kunjungan Wakil Presiden RI

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke lokasi proyek pada 30 April 2026. Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaat bendungan dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya petani dan warga Trenggalek. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran pembangunan.

Di lokasi, Gibran turut memberikan apresiasi kepada tim proyek serta menyampaikan pesan penyemangat kepada para pekerja. “Semangat terus,” ujar Gibran saat berkunjung.

Kunjungan Wapres dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara, serta sejumlah pejabat terkait. Keberadaan mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap proyek yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Manfaat dan Harapan Masa Depan

Bendungan Bagong Paket III tidak hanya menjadi infrastruktur penting untuk pengelolaan air, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pembangunan di wilayah Jawa Timur. Dengan penyelesaian yang optimal, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian, memperkuat ketahanan air, serta membantu mengurangi risiko banjir di area sekitarnya.

Selama proses pembangunan, PT PP terus berupaya memastikan bahwa setiap aspek proyek dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Dengan kolaborasi yang baik dan inovasi yang terus dikembangkan, proyek ini diharapkan menjadi contoh sukses dalam pembangunan infrastruktur nasional.

By Adam Nugraha W

H. Adam Nugraha Wiradhana, S.AB adalah Pemimpin Redaksi SuaraPembaruan.com serta Ketua SMSI Banjarmasin. Ia aktif sebagai jurnalis dan bagian dari jajaran redaksi, dengan fokus pada penguatan kualitas pemberitaan serta pengembangan ekosistem pers digital yang profesional, independen, dan berkelanjutan di Indonesia.