Strategi Investasi Kripto yang Efektif di Pasar Sideways
Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam rentang terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan. Apalagi untuk investor pemula yang ingin membangun portofolio secara bertahap, tanpa harus terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek.
Vice President INDODAX, Antony Kusuma menyampaikan kondisi pasar saat ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur. Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis, karena tidak bergantung pada market timing.
Investor Bisa Akumulasi Aset Lebih Optimal
DCA merupakan strategi investasi di mana investor membeli aset secara rutin dengan jumlah yang sama dalam periode tertentu, tanpa bergantung pada kondisi harga. Antony mengatakan, dengan pendekatan DCA, investor justru berpeluang mengakumulasi aset lebih optimal saat harga terkoreksi, untuk membantu meredam dampak fluktuasi harga.
Sehingga portofolio dapat lebih siap ketika pasar kembali bullish serta investor dapat masuk ke pasar secara konsisten tanpa tekanan emosional yang berlebihan. Dengan demikian, DCA bisa menjadi pilihan strategi yang baik untuk para investor yang ingin membangun portofolio secara bertahap.
Cocok Buat Investor Pemula Mengelola Risiko

Lebih lanjut, dia menambahkan strategi itu dapat membantu investor pemula dalam mengelola risiko. Saat harga turun, investor berpotensi memperoleh aset dalam jumlah lebih banyak, sementara saat harga naik, pembelian tetap berjalan dengan jumlah yang lebih kecil. Mekanisme itu secara alami dapat membantu menciptakan rata-rata harga beli yang lebih seimbang sekaligus membuka potensi pertumbuhan portofolio dalam jangka panjang.
Selain itu, DCA juga dapat membantu membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin serta mengurangi kecenderungan pengambilan keputusan berbasis emosi, yang sering menjadi tantangan bagi investor pemula. Namun demikian, Antony mengingatkan bahwa strategi ini tetap memiliki risiko dan perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing investor.
“DCA dapat membantu para investor dalam mengelola risiko volatilitas, tetapi tidak menghilangkan risiko sepenuhnya. Investor tetap perlu menggunakan dana dingin dan memastikan strategi yang digunakan sesuai dengan profil risiko masing-masing,” tutur Antony.
Cara Memaksimalkan DCA

Untuk memaksimalkan strategi DCA, investor disarankan untuk melakukan tiga hal berikut:
- Menentukan alokasi dana secara rutin dan konsisten
- Menghindari keputusan berdasarkan emosi atau fear of missing out (FOMO)
- Melakukan evaluasi portofolio secara berkala
Antony mengatakan, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, edukasi mengenai strategi investasi yang tepat menjadi semakin penting. Oleh sebab itu, pihaknya terus mendorong literasi melalui berbagai kanal edukasi, termasuk INDODAX Academy. Dengan demikian, pengguna bisa memahami dinamika pasar dan menentukan strategi yang sesuai dengan tujuan investasi mereka.
