Kepedulian Sosial di Tengah Tantangan Ekonomi

Manajemen dan Serikat Pekerja RTMM SPSI PT Tirta Sukses Perkasa menggelar acara santunan anak yatim pada hari Minggu, 3 Mei 2026 pagi. Acara tersebut menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang kurang mampu. Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo hadir dalam kesempatan tersebut dan menyampaikan berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Di hadapan para pekerja dan undangan, Mas Rusdi menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim tidak cukup hanya dalam bentuk santunan. Lebih dari itu, mereka perlu dipastikan tetap mendapatkan akses pendidikan dan kebutuhan dasar yang layak.

“Kalau ada tetangga atau saudara yang tidak mampu, termasuk anak yatim, jangan dibiarkan. Sekarang sudah ada Sekolah Rakyat, semua ditanggung pemerintah,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan Tanpa Beban Biaya

Mas Rusdi menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap bisa mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya. Mulai dari kebutuhan makan, seragam hingga biaya sekolah telah disiapkan oleh pemerintah.

Program ini juga mencakup berbagai fasilitas pendidikan yang diperlukan agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan berkualitas. Dengan adanya program ini, diharapkan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Memastikan Gizi Anak

Selain pendidikan, Mas Rusdi juga menyampaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dijalankan sebagai upaya pemenuhan gizi anak. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan mereka.

Ia mengajak masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaannya agar berjalan tepat sasaran. “Program ini harus kita jaga bersama. Kalau ada yang kurang tepat dalam penyalurannya, silakan dilaporkan ke camat, nanti akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Kombinasi Pendidikan dan Gizi untuk Generasi yang Berdaya Saing

Mas Rusdi menilai, kombinasi antara jaminan pendidikan dan pemenuhan gizi menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berdaya saing. Ia menekankan bahwa kesehatan dan pendidikan adalah dua aspek utama yang harus diperhatikan secara bersamaan.

Dengan pendidikan yang baik dan gizi yang cukup, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Hal ini juga menjadi fondasi untuk pembangunan daerah yang lebih baik.

Apresiasi kepada Dunia Usaha dan Serikat Pekerja

Di sisi lain, ia juga menyampaikan apresiasi kepada dunia usaha dan serikat pekerja yang terus menjaga kepedulian sosial di tengah tantangan ekonomi yang tidak ringan. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

Ia berharap perusahaan tetap berkembang dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. “Kami doakan perusahaan ini terus sukses dan berjalan lancar, karena banyak warga Kabupaten Pasuruan yang bekerja di sini,” tambahnya.

Kepedulian Sosial sebagai Bentuk Tanggung Jawab Bersama

Acara santunan anak yatim ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian sosial tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh perusahaan dan masyarakat. Dengan kerja sama antara berbagai pihak, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat yang kurang mampu.


By Adam Nugraha W

H. Adam Nugraha Wiradhana, S.AB adalah Pemimpin Redaksi SuaraPembaruan.com serta Ketua SMSI Banjarmasin. Ia aktif sebagai jurnalis dan bagian dari jajaran redaksi, dengan fokus pada penguatan kualitas pemberitaan serta pengembangan ekosistem pers digital yang profesional, independen, dan berkelanjutan di Indonesia.