Kerja Sama KEK Kesehatan Sanur dengan Universitas Udayana dan Klinik Internasional

KEK Kesehatan Sanur, Bali resmi menggandeng Universitas Udayana dan sejumlah klinik internasional untuk mempercepat alih teknologi medis. Tujuan dari kerja sama ini adalah memastikan tenaga medis lokal mampu mengoperasikan fasilitas kesehatan kelas dunia yang ada di kawasan tersebut.

Akses Langsung ke Standar Medis Global

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), Christine Hutabarat selaku pengelola KEK Kesehatan Sanur menjelaskan bahwa dengan kerja sama tersebut, mahasiswa, peneliti, dosen, serta tenaga kesehatan Universitas Udayana kini memiliki akses ke fasilitas internasional seperti Bali International Hospital, The Solitaire Clinic, hingga Alster Lake Clinic.

Kerja sama ini memangkas jarak antara teori kampus dengan praktik medis canggih, termasuk terapi sel dan reverse-aging. “Transfer pengetahuan ini adalah fondasi untuk membawa layanan kesehatan nasional ke standar global,” kata Christine dalam keterangan resmi.

Adapun akses itu diberikan melalui berbagai kegiatan, yakni pelatihan klinis, mentoring, joint case discussion, focus group discussion, joint research and development, penyelenggaraan seminar, workshop, program magang dan praktik kerja lapangan sebagai wadah pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa Universitas Udayana di lingkungan layanan kesehatan berstandar internasional.

Rektor Universitas Udayana, I Ketut Sudarsana menyampaikan bahwa joint research atau penelitian bersama dilakukan dengan praktik kerja lapangan agar tenaga kesehatan lokal memiliki kompetensi klinis yang setara dengan tenaga asing. “Kami mendorong penguatan SDM yang adaptif dan mampu menjawab tantangan sektor kesehatan masa depan,” ujar Ketut Sudarsana.

Incar Pemenuhan Kebutuhan SDM KEK Sanur dari Pekerja Lokal

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penyediaan data dan dukungan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan lokal, untuk mendukung perencanaan, rekrutmen, dan pemenuhan kebutuhan SDM di KEK Sanur.

Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital, Yeo Sheng Ming Noel menjelaskan bahwa Bali International Hospital hadir tidak hanya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan transfer knowledge yang menjembatani praktik klinis global dengan pengembangan ilmu kesehatan di Indonesia. “Melalui sinergi dengan Universitas Udayana dan para mitra internasional di KEK Sanur, kami berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam mencetak talenta kesehatan unggul, meningkatkan kualitas layanan medis, serta mendukung visi KEK Sanur sebagai destinasi kesehatan dan wellness kelas dunia,” ucap Yeo Sheng Ming Noel.

KEK Kesehatan Sanur Kejar Target Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Dunia

Christine menambahkan bahwa kerja sama ini mendukung visi KEK Kesehatan Sanur sebagai pusat layanan kesehatan dan wellness kelas dunia, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di sektor pariwisata kesehatan global.

“Kami memandang KEK Sanur bukan hanya sebagai pengembangan kawasan fisik, tetapi sebagai platform strategis untuk membangun ekosistem kesehatan berstandar internasional yang bertumpu pada penguatan sumber daya manusia nasional,” tutur Christine.

Dengan kolaborasi ini, KEK Kesehatan Sanur diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan yang mencari layanan kesehatan berkualitas tinggi, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kesehatan terhadap perekonomian nasional.

By Adam Nugraha W

H. Adam Nugraha Wiradhana, S.AB adalah Pemimpin Redaksi SuaraPembaruan.com serta Ketua SMSI Banjarmasin. Ia aktif sebagai jurnalis dan bagian dari jajaran redaksi, dengan fokus pada penguatan kualitas pemberitaan serta pengembangan ekosistem pers digital yang profesional, independen, dan berkelanjutan di Indonesia.