Profil dan Perjalanan Karier Pham Nhat Vuong, Pendiri Xanh SM
Xanh SM, layanan taksi dengan armada mobil listrik, mulai beroperasi di Indonesia sejak Desember 2024. Awalnya didirikan di Vietnam pada 2023, perusahaan ini kini merambah pasar internasional, termasuk Indonesia. Xanh SM adalah bagian dari ekosistem bisnis Vingroup, salah satu konglomerasi terbesar di Vietnam yang dipimpin oleh Pham Nhat Vuong.
Pham Nhat Vuong, pendiri sekaligus pemilik Xanh SM, dikenal sebagai orang terkaya di Vietnam. Dia juga merupakan pemilik Vingroup, yang memiliki berbagai perusahaan di bidang real estat, ritel, dan layanan kesehatan. Unit utama usaha grup ini adalah VinFast, produsen kendaraan listrik; Vinhomes, pengembang properti; dan Vinpearl, jaringan hotel.
Berikut adalah profil dan perjalanan karier Pham Nhat Vuong:
Memulai Bisnis di Bidang Kuliner
Sebelum menjadi taipan mobil listrik, Pham Nhat Vuong memulai bisnisnya di bidang kuliner. Setelah lulus dari Moscow Geological Prospecting Institute di Rusia pada 1993, dia memutuskan pindah ke Kharkiv, Ukraina. Vuong meminjam uang 10 ribu dolar AS dari keluarga dan temannya untuk membuka restoran Vietnam di sana. Namun, usahanya bangkrut. Dari situ, dia beralih membuat dan menjual mi instan, yang akhirnya mengantarkan kesuksesan.
Dia fokus membangun bisnis mi dengan merek Mivina dan mendirikan Technocom. Pada 2010, dia menjual perusahaan tersebut ke Nestle senilai 150 juta dolar AS.
Kembali ke Vietnam

Setelah sukses besar di Ukraina, Vuong kembali ke negara asalnya, Vietnam. Saat itu, Vietnam sedang mengalami perubahan serupa dengan Ukraina, yaitu transisi dari sistem perekonomian yang dikelola negara menjadi lebih berbasis pasar. Vuong melihat peluang bisnis di bidang real estat dan memulai pengembangan proyek perkantoran, pembangunan kota mewah, serta pusat perbelanjaan di Hanoi.
Bisnisnya berkembang pesat, sehingga dia mengonsolidasikan sebagian besar asetnya ke dalam Vingroup. Pada 2013, Vuong menjadi miliarder pertama di Vietnam menurut Forbes. Pada 2022, Vingroup mencatat pendapatan sebesar 5,4 miliar dolar AS dan laba 83 juta dolar AS. Di tengah sukses tersebut, Vuong mendirikan VinFast, perusahaan yang memproduksi dan menjual motor dan mobil listrik.
VinFast telah membangun pabrik manufaktur senilai 4 miliar dolar AS di North Carolina. Tujuan Vuong adalah membuat perusahaan ini sukses dan bisa bersaing dengan perusahaan kendaraan listrik global seperti Tesla.
Kekayaan Pham Nhat Vuong

Pada Agustus 2023, Pham Nhat Vuong membawa VinFast melantai di Nasdaq melalui skema SPAC. Langkah ini membuatnya menjadi orang terkaya di Vietnam dan masuk jajaran miliarder teratas di Asia. Berdasarkan data terbaru dari Forbes Real Time Billionaires, kekayaan Vuong saat ini berada di kisaran 4 hingga 5 miliar dolar AS atau setara puluhan triliun rupiah.
Posisi globalnya juga mengalami perubahan signifikan. Meski tidak lagi berada di jajaran 100 besar dunia, posisinya tetap stabil di luar 500 besar tergantung fluktuasi pasar saham.
FAQ Seputar Profil dan Perjalanan Karier Pemilik Taksi Listrik Xanh SM
Siapa pemilik Xanh SM?
Xanh SM dimiliki oleh Pham Nhat Vuong, seorang pengusaha asal Vietnam yang juga dikenal sebagai pendiri VinFast.
Xanh SM berasal dari perusahaan apa?
Xanh SM merupakan bagian dari ekosistem bisnis Vingroup, salah satu konglomerasi terbesar di Vietnam.
Apa fokus utama bisnis Xanh SM?
Xanh SM fokus pada layanan transportasi berbasis kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan konvensional.
Kapan Xanh SM mulai berekspansi ke luar Vietnam?
Perusahaan ini mulai melakukan ekspansi internasional setelah sukses di pasar domestik, termasuk masuk ke Indonesia sebagai salah satu pasar strategis di Asia Tenggara.
Apa keunggulan Xanh SM dibanding taksi biasa?
Keunggulannya terletak pada penggunaan mobil listrik yang lebih ramah lingkungan, lebih senyap, serta mendukung pengurangan emisi karbon.
