Pergerakan Harga Emas di Awal Mei 2026
Pada hari Sabtu (2/5/2026), harga emas logam mulia (LM) dari PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp30 ribu per gram. Harga jual emas saat ini mencapai Rp2,799 juta per gram. Sementara itu, harga buyback emas turun sebesar Rp3 ribu menjadi Rp2,586 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Jika seseorang menjual emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, maka akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besaran pajak tersebut adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
Rincian Harga Emas Hari Ini
Berikut rincian harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1,449,5 juta
- Harga emas 1 gram: Rp2,799 juta
- Harga emas 2 gram: Rp5,538 juta
- Harga emas 3 gram: Rp8,282 juta
- Harga emas 5 gram: Rp13,770 juta
- Harga emas 10 gram: Rp27,48 juta
- Harga emas 25 gram: Rp68,587 juta
- Harga emas 50 gram: Rp137,095 juta
- Harga emas 100 gram: Rp274,112 juta
- Harga emas 250 gram: Rp685,015 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,36 miliar
- Harga emas 1.000 gram: Rp2,73 miliar
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP. Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak lebih tinggi yaitu sebesar 0,9 persen.
Emas sebagai Investasi Jangka Panjang
Emas sering kali menjadi instrumen investasi yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti. Dengan demikian, ketika harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik. Hal ini memungkinkan investor yang telah mendiversifikasi portofolio mereka ke emas untuk merasa lebih aman karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor. Oleh karena itu, setiap investor sebaiknya mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
Emas Sebagai Pilihan Investor Konservatif
Investasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham. Namun, sebelum memulai investasi, penting untuk menentukan tujuan investasi Anda terlebih dahulu.
Jika investasi dilakukan untuk jangka pendek, instrumen emas tidak cocok karena ada selisih antara harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, Anda justru bisa buntung. Oleh karena itu, penting untuk pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi.
