Kemenkop RI Berikan Bantuan Strategis untuk Pemulihan Ekonomi di Bener Meriah

Kementerian Koperasi atau Kemenkop RI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui berbagai bantuan strategis. Salah satunya adalah penyaluran alat pertanian dan bibit kopi bagi petani serta masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Bener Meriah. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis dan menjadi bagian dari program pengembangan koperasi yang bertujuan memperkuat ekonomi daerah pasca-bencana.

Bantuan yang diserahkan mencakup 1 unit genset, 1 unit alat cutting, dan 6 paket bibit kopi. Penyerahan ini dilakukan di Aula Aman Dimot, Komplek Batalyon 114 Satria Musara, pada Kamis (30/4/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kemenkop RI, Cecep Setiawan, bersama Kepala Bidang Akselerasi Jaringan Usaha, Arief Legowo.

Cecep Setiawan menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan hanya sekadar bantuan sosial, tetapi juga sebagai modal awal untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Ia menekankan bahwa fokus utama pemulihan adalah optimalisasi Kopi Arabika yang menjadi potensi unggulan Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi memiliki skill dan alat yang memadai untuk berusaha kembali. Dengan adanya alat pertanian dan bibit ini, pemulihan ekonomi diharapkan berjalan jangka panjang,” ujar Cecep.

Selain bantuan fisik, Kemenkop juga memfasilitasi kemitraan antara KDKMP (Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih) dengan Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan sebagai offtaker (pembeli siaga). Dengan adanya kepastian pasar, petani korban banjir diharapkan bisa kembali produktif dengan standar kualitas yang tinggi.

Kemenkop juga berencana mereplikasi model kemitraan ini ke sektor lain, seperti peternakan ayam (pedaging dan petelur), pakan ternak, hingga beras. Sejumlah nama besar seperti PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Japfa Comfeed, ID FOOD (PT RNI), hingga Perum BULOG diproyeksikan menjadi mitra strategis di masa depan.

“Harapan kami, koperasi tidak lagi sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan menjadi agregator usaha, penghubung pasar, dan penggerak ekonomi lokal,” tambah Cecep.

Momen Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Bener Meriah untuk bangkit dari keterpurukan. Koperasi didorong untuk menjadi “rumah bersama” yang inovatif dan responsif terhadap peluang pasar.

Kementerian Koperasi berkomitmen untuk terus memfasilitasi penguatan jaringan usaha dan peningkatan kapasitas kelembagaan agar transformasi koperasi menuju arah yang lebih maju dapat berjalan cepat.

“Semoga ini menjadi langkah awal bagi pemulihan ekonomi Aceh yang lebih kuat, di mana koperasi menjadi subjek pembangunan yang aktif meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Cecep.

Apresiasi dari Wakil Bupati Bener Meriah

Sementara itu, Wakil Bupati Bener Meriah, Ir Armia, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah konkret Kemenkop RI. Menurutnya, program ini merupakan momentum strategis untuk membangkitkan optimisme pelaku usaha kopi dan memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Armia mencatat bahwa kehadiran 155 pengurus KDKMP, 5 koperasi produsen, serta 40 calon anggota koperasi menjadi indikator kuat adanya semangat kolektif untuk bangkit.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi mampu mendorong pemulihan aktivitas ekonomi secara bertahap. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor agar modal sosial ini menjadi kekuatan ekonomi yang solid bagi masyarakat Dataran Tinggi Gayo,” pungkas Armia.

Partisipasi Berbagai Stakeholder

Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh berbagai stakeholder penting, termasuk Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kementerian Koperasi Cecep Herawan. Selain itu, hadir pula Kepala Bidang Pengembangan Kemitraan pada unit Asisten Deputi Kemitraan Koperasi Nelly Gustiana.

Turut hadir pula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bener Meriah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Bener Meriah C, Amat Bukit dan Camat Wih Pesam. Selanjutnya, Kepala Kadin Kabupaten Bener Meriah, Pimpinan PT Pupuk Indonesia Lhokseumawe, Pimpinan PT Pertamina Patra Niaga Region IV Aceh Lhokseumawe, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kerja Aceh Tengah dan Bener Meriah, serta para peserta pelatihan.

By Adam Nugraha W

H. Adam Nugraha Wiradhana, S.AB adalah Pemimpin Redaksi SuaraPembaruan.com serta Ketua SMSI Banjarmasin. Ia aktif sebagai jurnalis dan bagian dari jajaran redaksi, dengan fokus pada penguatan kualitas pemberitaan serta pengembangan ekosistem pers digital yang profesional, independen, dan berkelanjutan di Indonesia.