Kembali Mencair, Tegang Politik DPRD Kabupaten Malang
Tegangnya hubungan antara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD Kabupaten Malang mulai mencair setelah adanya upaya mediasi oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H Ir Kholik MAP. Mediasi ini dilakukan untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang muncul terkait rencana pengajuan hak angket terhadap Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib.
Peristiwa ini berawal dari kunjungan Wabup Lathifah ke Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Republik Indonesia, bersama sejumlah kepala dinas. Kunjungan tersebut menjadi isu yang memicu ketegangan antara fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Malang. Namun, dengan bantuan Gus Kholik, situasi kini mulai membaik.
Upaya Mediasi yang Berhasil
Gus Kholik, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Malang, mengajak beberapa anggota dewan dari Fraksi PKB untuk bertemu dengan Wabup Lathifah. Pertemuan ini juga melibatkan Abdulloh Satar, ketua Fraksi PDIP, Ali Murtadlo, bendahara DPC PKB, dan Abdul Rokhim, sekretaris Fraksi PKB.
Pertemuan tersebut digelar di rumah dinas Wabup Lathifah, Jalan Gede. Saat itu, Bupati HM Sanusi juga hadir dalam pertemuan tersebut. Meski awalnya suasana agak kaku, Bupati Sanusi berhasil mencairkan suasana dengan memberikan camilan emping melinjo kepada tamu-tamu yang hadir.
Ketika Bupati Sanusi menyodorkan toples emping melinjo, Gus Kholik menjawab dengan santai. “Nggak bah (Bupati Sanusi). Enak di mulut, tapi begitu sampai di kaki, rasanya kaku (asam urat langsung naik),” ujarnya sambil tertawa. Bupati Sanusi kemudian melanjutkan dengan memberikan pisang susu sebagai pelengkap.
Pembicaraan yang Santai dan Bijak
Setelah sedikit bercanda, Gus Kholik akhirnya menyampaikan maksud kedatangannya, yaitu membahas kunjungan Wabup Lathifah ke Gibran. Menurut Gus Kholik, kunjungan tersebut tidak memiliki niat jahat, tetapi hanya ingin memajukan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Malang.
“Salahnya di mana, bah. Kalau bisa ya diakhiri (salah paham ini), biar tak terus-terusan dibikin panas oleh orang luar. Kan, juga sudah izin,” kata Gus Kholik.
Bupati Sanusi merespons dengan bijak. Ia mengatakan bahwa kunjungan tersebut tidak ada masalah, asalkan para kepala dinas yang diajak memiliki izin dari dirinya atau Sekda Budiar. “Ya, sudah, nggak apa-apa, tapi kalau OPD yang diajak harus ada izin terkait perjalanan dinasnya,” ujar Bupati Sanusi.
Hubungan yang Kembali Membaik
Setelah pertemuan tersebut, suasana antara Bupati Sanusi dan Wabup Lathifah terlihat kembali rukun. Mereka bahkan sempat berfoto bersama. Menurut Gus Kholik, pertemuan ini membantu mengakhiri kesalahpahaman yang selama ini terjadi.
[GAMBAR-0]
Persiapan Pilkada 2029
Selain itu, Gus Kholik juga sedang dipersiapkan oleh partainya untuk ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa partai PKB semakin aktif dalam berbagai isu politik di tingkat daerah.
[GAMBAR-1]
Meski situasi kini mulai reda, perseteruan antara fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Malang tetap menjadi perhatian masyarakat. Namun, dengan adanya upaya mediasi seperti ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.
